Prinsip manaj dlm mengelola TK

  1. Sesuaikan TK dgn pekerjaan
  2. Jelaskan tugas-tugas yg harus dikerjakan TK
  3. Tetapkan standar prestasi yg hrs dicapai
  4. Komunikasi dua arah
  5. Pelatihan
  6. Imbalan bagi pekerja yg berprestasi
  7. Tanggung jawab langsung diberikan pada pekerja
  8. Pekerja seumur hidup
  9. Pelatihan terus-menerus dlm bekerja ( sll diskusi)
  10. Lamanya bekerja /senioritas

Pengukuran krj bertujuan untuk:

  1. Mengevaluasi prestasi TK
  2. Merencanakan jumlah TK yg dibutuhkan
  3. Menentukan kapasitas factor produksi yg tersedia
  4. Menentukan biaya produksi
  5. Membandingkan metode krj (metode yg baik ialah dr hsil penyelidikan(Wkt dan emotion study)
  6. Mempermudah penjadwalan operasi
  7. Menentukan upah insentif bagi yg berprestasi

5 karakteristik MUTU

Mutu adalah totalitas bentuk dan karakteristik/cirri brg atau jasa yg menunjukkan kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan yg tampak jelas dan tersembunyi.

Teknologi(kekuatandn kekohan), psikologis(cita rasa, keindahan), kendalan, kontraktikal (perjanjian, jaminan, asuransi), etika(kesopann dn kejujurn penjual).

4 dimensi mutu/ukuran mutu/persepsi org trhdp mutu :

  1. Tingginya mutu ditentukan oleh permintaan pasar, oleh krn tu mutu hrs ditentukan sesuai kebutuhan pelanggan.
  2. Kesesuaian mutu : teknologi, TK, manajemen agar produk sesuai dgn spesifikasi
  3. Kemampuan : ketersediaan, keandalan, kemudhan perawatan. Ketersediaan: kesinambungan pelayanan pada pelanggan. Keandalan: lamanya wkt produk dipakai sampai rusak. Kemudahan perawatan: pemulihan kembali produk bila mengalami kerusakan
  4. Pelayann : jaminan dn perbaikan or penggantian produk yg telah dijual

Tahap-tahap Perencanaan dn Pengendalian produk :

  1. Rumuskan sifat2 mutu
  2. Tentukan, jabarkan bgmn sifat2 mutu tsb
  3. Standard mutu : yaitu ap saja yg diperlukan untk setiap atribut ex : bahan
  4. Bentuk suatu program pemerikasaan, ex: pemeriksaan brg jadi Kalau brg yg bernilai tinggi mk pemeriksannya satu persatu, ex pesawat terbang. Klo yg berkualitas rendah, pemeriksaannya memakai SQC( statistical quality control) ex brang missal yg berkualitas rendah, ex paku.
  5. Cari dan perbaiki penyebab2 mutu yg jelek , mungkin krn bahan, TK, manaj yg gs benar
  6. Lakukan penyempurnaan terus-menerus , maksud bukan memperbaiki kesalahan, tapi lgsung diperbaiki sebelum mnjd brg jadi.

Biaya Mutu :

  1. Biaya pencegahan : biaya menyusun perencanaan mutu, biaya untuk mengkaji produk baru, biaya pelatihan TK untuk mutu, b anlisa dan lap, b investasi kegagalan yg terkait dgn mutu yaitu menyelidiki penyebab trjdinya kegagalan.
  2. Biaya penilaian : b pemeriksaan bahanyg akan digunakan dlam peruses produksi, pengujian proses, b pemerikasaan brg jadi (SQC), b memeriksa bahn di lab.
  3. Kegagalan Internal : sisa yng tidak bias dijual, b untuk memperbaiki barang yg rusak/krj ulang,  pengujian ulang yaitu pengujian stelah pengujian, mutu menurun
  4. Kegagalan external: jaminan, complein, imbalan. Jaminan : pengembalian uang (menimbulkn biaya), b perbaikan dn penggntian produk. Complein: keluhan krn mutu jelek jd harus diperbaiki. Imbalan : uang yg diberikan kpd pelanggan krn mutu tdk sesuai.