QUESTION :

1. Persediaan yang ada dalam perusahaan tidak boleh terlalu besar dan tidak   boleh terlalu kecil. Jelaskan mengapa!

2. Bagaimana cara meminimalisir persediaan bebas dan persediaan tidak bebas?

3. Scientifik manajemen mendapatkan kritik mengenai perusahaan untuk mendapatkan profit dan pekerja mendapatkan profit. Jelaskan maksudnya!

4. Untuk mendapatkan produk yang bermutu baik, diperlukan biaya. Bagaimana memperkecil biaya tsb?

ANSWER :
  1. Persediaan yg ada di perusahaan tidak boleh terlalu besar karena akan menimbulkan carrying cost, dimana jika persediaan terlalu besar akn menimbulkan cost of capital (biaya akibat penumpukan persediaan) dan cost of storage (biaya gudang, ex; AC agar persediaan tidak rusak). Sedangkan jika persediaan terlalu sedikit akn menimbulkan ordering cost yaitu biaya pengadaan barang, mulai dari persediaan dipesan sampai tiba ditangan konsumen ex; biaya pemesanan, biaya angkut, biaya pemeriksaan, semua biaya ordering cost tersebut akan meningkat jika persediaan brg terlalu sedikit.
  2. Permintaan bebas/independent yaitu permintaan yang bebas dari control pengoprasian dan hanya dipengaruhi oleh keadaan pasar (permintaan konsumen), ex: barang jadi . Cara meminimalisir biaya pengadaan permintaan bebas yaitu dengan menggunakan metode EOQ (economics order quantity), dimana metode ini menentukan brp jumlah persediaan yg hrs ditentukan u memenuhi permintaan bebas agar dapat meminimalkan total biaya menyimpan persediaan dan biaya pemesanan.
  3. Permintaan tidak bebas /dependent yaitu permintaan yang tidak bebas dari control pengoprasian artinya ditentukan oleh perencanaan produksi barang, bukan berdasarkan kebutuhan konsumen. ex: bahan baku, komponen suku cadang bahan baku -> yg tergantung pd jumlah barg jd yg ingin diproduksi. Cara meminimalisir biaya pengadaan permintaan tidak bebas yaitu dengan menggunakan metode MRP (material requirement planning), MRP merupakan suatu konsep dalam sistem produksi untuk menentukan cara yang tepat dalam perencanaan kebutuhan material (bahan baku) dalam proses produksi, sehingga material yang dibutuhkan dapat tersedia sesuai dengan yang dijadwalkan. Tujuannya untuk mencegah biaya yg timbul akibat kesalahan dalam memperkirakan kebutuhan material, karena kebutuhan material didasarkan atas rencana jumlah produksi.
  4. Scientifik Manj yg dikemukakan oleh Taylor mendapat banyak kritikan, dimana Scientfic Manj yg mengatakan bahwa antara manajemen dan pekerja hanya semata-mata untuk mencari keuntungan. Manajemen mencari profit perusahaan dan pekerja mencari imbalan semata, Taylor meniadakan harmonisasi antara keduanya, hal ini lah yg dikritik oleh bbrp pihak. Bbrp pihak menganggap dalam bekerja seorang TK juga butuh kenyamanan, pengakuan, penghargaan, aktualisasi diri dll. Ex: karyawan outsourcing yang diberlakukan seperti mesin tanpa adnya peningkatan karir, dan kenaikan gaji.
  5. A. mengurangi biaya mutu :

adopsi total mutu/ mutu terpadu yaitu tanggung jwb mutu bukan hanya manaj operasional saja tapi semua pihak manjemen ikut bertanggung jwb atas mutu

zero defect yaitu menghasilkan brg yg benar bukan memperbaiki brg yg salah artinya menghasilkan brg tanpa rusak