Assalamualaikum para pembaca setia saya… *uhuuukkk…. Untuk pertama kalinya saya ingin curhat di blog tercinta saya ini, saya ingin bercerita dan berbagi pengalaman saya di sini. Jadi, begini ceritanya… Ehem… Saya berfikir, merenung, kemudian berfikir lagi… Yang ada di benak saya selama ini adalah kenapa ya ada orang yang merasa tidak butuh terhadap orang lain, meremehkan orang lain, merasa urusannya yang paling penting, sedangkan urusan orang lain itu gak penting dan sampai2 ada juga yang tidak sadar kalau akibat kecuekannya itu mengakibatkan orang lain menjadi terzhalimi/teraniaya. Kenapa ya suatu masalah, yang bisa dipermudah kenapa jadi dipersulit.. Padahal ada kalimat seperti ini, “kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit”… Saya bingung dengan manusia-manusia seperti itu,,, Kita bisa ambil contoh, misalkan ketika anda membuat pasport, administrasi yang sebenarnya gampang, tapi kenapa sih dipersulit? harus lengkapi ini lah, itu lah dan jangka waktunya yang juga lama,,, atau contoh lain ketika seorang bawahan dalam meminta persetujuan atasannya itu kok lama sekali proses disetujuinya? padahal cuma minta tanda tangan doank…

Atau juga contoh lain, seorang mahasiswa yang sedang menyusun skripsinya, mendapatkan dosen pembimbing yang killer dan parah cuek, mau ketemu aja susah nya minta ampun…. padahal skripsinya udah kelar! Mungkin si dosen pembimbing ini merasa urusan mahasiswa tersebut itu ga terlalu penting baginya, dia tidak tahu skripsi itu adalah nyawa bagi mahasiswanya.  Sms ga dibalas, nelpon juga kagak diangkat.. Apa salahnya sih dan apa ruginya untuk membalas sms mahasiswanya tersebut,,, Kenapa dosen tersebut tidak menghargai mahasiswanya, mahasiswa kan juga manusia yang punya hati…

Kenapa sih sesuatu yang sebenarnya mudah itu, dipersulit-sulitkan….???

Mungkin, terkadang anda tidak menyadari kalau apa yang anda lakukan itu membuat orang lain menjadi teraniaya,, anda terkadang meremehkan orang lain, anda terkadang tidak membalas sms teman anda hanya karena anda merasa sms nya ga penting untuk dibalas, mungkin menurut anda itu ga penting, tetapi menurut dia, itu sangat penting, anda tidak tahu betapa kecewanya ia karena anda tidak membalas smsnya. Atau terkadang juga anda malas untuk menanggapi pembicaraan orang lain padahal ia ingin anda mendengar ceritanya, anda tidak berusaha untuk menjadi pendengar yang baik baginya hanya karena menurut anda “ga ada urusan ama gue, lu mau kecebur kali juga, gue ga ada urusan”.

Kenapa ya terkadang di saat kita sudah diatas, kita lupa dengan siapa diri kita yang dahulu sehingga kita ga mau menegur seorang OB yang membersihkan ruangan kita, kita merasa ga pentinglah untuk menegurnya, ya iya lah apa gunanya menegur dia, tidak ada untungnya untuk kita kan?! (Maaf buat para OB, ni hanya contoh saja kawan, supaya sebagai pelajaran aja buat kita semua). Lain halnya, jika pak dirut alias direktur utama yang lewat di hadapan kita, harus kita tegurlah, gaji dan jabatan kita dia yang menentukan setelah Allah…

Kenapa anda seperti itu?! Kenapa saya juga terkadang seperti itu?! Apa salahnya sih menjadi orang yang baik kepada siapa saja???? Bermanfaat bagi orang lain…??? Kenapa ?!